MANFAAT BEKAM
Bekam atau Hijamah merupakan suatu bentuk terapi yang
dimaksudkan untuk mengeluarkan darah sisa hasil metabolisme yang berada di daerah kulit tubuh
manusia dengan cara menyedotnya, penyedotan biasanya dilakukan dengan
menggunakan tanduk, bambu, gelas sampai dengan alat kop plastik yang modern dan
bersih yang ada sekarang.
Imam Ibnul Qayyim al-Jauziah rahimahullah
mengatakan:“Hijamah merupakan pemisahan yang berhubungan & berdasarkan
kehendak yang diikuti oleh proses pengeluaran darah melalui urat secara total,
khususnya urat yang tidak sering dilakukan venesection/al-fashdu (melukai urat
vena tertentu dengan menggunakan pisau bedah dengan cara & ukuran tertentu
untuk mengeluarkan darah untuk pengobatan). Untuk fasdhu masing-masing urat
memiliki manfaat tersendiri. { Zaadul Ma’aad (IV/55)}
Pada jaman dulu pembekaman dilakukan dengan menggunakan
tanduk atau gelas, sedangkan untuk penghampa udaranya digunakan api, hal ini
banyak menimbulkan rasa sakit pada pasien yang dibekam karena penyedotan tidak
dapat dikontrol sesuai daya tahan pasien.
Saat ini pengobatan bekam mencatat kemajuan besar karena
menggunakan mangkuk cupping set yang modern dari plastik. Dengan mangkuk
plastik, pasien merasa lebih bersih. Pemompaan dengan hand-pump juga dapat
disesuaikan dengan daya tahan pasien. Untuk lebih menjaga kebersihan dan
menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan maka dianjurkan untuk pasien yang
ingin dibekam agar memiliki alat bekam sendiri, sehingga pasien dapat
mengontrol dan menjaga kebersihan alat bekam yang dimilikinya.
DALIL-DALIL HADITS RASULULLAH SAW TENTANG BEKAM
Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya
cara pengobatan yang paling ideal/baik yang kalian pergunakan adalah
bekam/hijamah.”
Dari Jabir Al-Muqni berkata : “Aku tidak akan merasa sehat
sehingga aku berbekam, karena sesungguhnya pada bekam itu terdapat kesembuhan.”
Bekam sangat dianjurkan oleh penduduk langit, sebagaimana
sabda Rasulullah saw : “Tidaklah aku melewati sekumpulan malaikat pada malam
aku di-Isra’kan, melainkan mereka (para malaikat) semua mengatakan kepadaku:
“Hai Muhammad, Engkau harus berbekam.” (HR.Tirmidzi)
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a berkata : “Rasulullah saw
pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana beliau saw di-Isra’kan
bahwa beliau tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh
beliau saw dengan mengatakan, “perintahkanlah umatmu untuk berbekam.”
Dari Abu Ubaid melalui sanad Abdurrahman bin Abi Laila
berkata : “Rasulullah saw melakukan bekam pada kepalanya (ummu mughits) dengan
tanduk ketika disihir orang.”
Dari Salma, seorang pelayan rasulullah saw bercerita :
“Tidak seorangpun mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada Rasulullah saw
melainkan beliau saw mengatakan: “Berbekamlah!!”
Rasulullah saw bersabda : “Jibril memberitahukan kepadaku
bahwa hijamah/bekam adalah pengobatan yang paling bermanfaat buat manusia.
Dari Ibn Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda
:“Sebaik-baik hamba adalah juru bekam, ia membuang darah, meringankan tulang
rusuk dan menajamkan penglihatan.”
JENIS BEKAM
Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah), yaitu
menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan
darah. Bekam kering ini berkhasiat untuk melegakan sakit secara darurat
atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit
rheumatik, juga penyakit-penyakit penyebab kengerian punggung.
Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum
dan takut melihat darah. Kulit yang di-bekam akan tampak merah kehitam-hitaman
selama 3 hari. Dan Insya Allah sangat baik diolesi minyak Zaitun atau Habbassauda
untuk menghilangkan tanda lebam pada kulit yang selesai di-bekam.
Bekam basah (Hijamah Rothbah), yaitu pertama kita melakukan
bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam
(lancet), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump
untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3
sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan
tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan
berbuih.
Insya Allah bekasnya (kulit yang lebam) akan hilang 3 hari
kemudian setelah diolesi minyak Zaitun atau Habbassauda. Dan selama 3 jam setelah
di-bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan
bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu.
WAKTU PALING BAIK UNTUK BERBEKAM
Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena
darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak).
Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : “Rasulullah SAW biasa melakukan
hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas,
kesembilanbelas atau keduapuluhsatu.” (Diriwayatkan oleh Ahmad).
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif
untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk
pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam
hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal
ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW :“Jangan sampai mengalami ketidak
stabilan darah, karena itu bisa mematikan.”
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam
dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat
kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan
berat 2-3 jam sebelumnya.
PERALATAN BEKAM
Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam melakukan bekam, beliau menggunakan
kaca yang berupa cawan atau mangkuk. Dengan demikian jelaslah sudah bahwa
teknik bekam dan peralatannya sudah ada dan dipraktekkan sendiri oleh
Rasulullah.
Pada zaman China kuno, bekam disebut sebagai “pengobatan
tanduk” karena tanduk menggantikan kaca. Pada abad ke-18, orang-orang di Eropa
menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam.
Kini peralatan yang digunakan sebanding dengan perubahan
zaman, dan teknologi tinggilah yang diakui dan digunakan dalam pengobatan
berbekam oleh para dokter di rumah sakit.
Peralatan bekam yang digunakan :
- Penghisap (hand pump).
- Mangkuk (cupping set).
- Pena Jarum (lancet device).
- Jarum (lancet) dan Scapel
- Antiseptik (bahan sterilisasi seperti alkohol).
- Sarung tangan kesehatan (rubber gloves)
- Masker
- Dan peralatan dukungan lainnya
PENGECUALIAN BEKAM
Orang-orang yang tidak dianjurkan untuk di-bekam :
- Bayi hingga anak usia 3 tahun.
- Orang tua renta yang sakit tanpa daya dan upaya.
- Penderita tekanan darah sangat rendah (dianjurkan minum Hersida).
- Penderita sakit kudis.
- Penderita diabetes mellitus (dianjurkan minum Antitoxin Plus).
- Perut wanita yang sedang hamil.
- Wanita yang sedang haid.
- Orang yang sedang minum obat pengencer darah.
- Penderita leukemia, thrombosit, alergi kulit serius.
- Orang yang sangat letih / kelaparan / kenyang / kehausan / gugup.
Anggota bagian tubuh yang tidak boleh dibekam :
- Mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur.
- Area tubuh yang banyak simpul limpa.
- Area tubuh yang dekat pembuluh besar.
- Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka.
MANFAAT TITIK BEKAM
Titik bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan
pada organ dan saraf bila di-bekam pada tempat gangguan, terutama karena
gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam
yang disukai Rasulullah, yaitu :
Bekam atas dua urat leher :
- Mencegah sakit kepala.
- Mencegah sakit di wajah.
- Mencegah sakit gigi.
- Mencegah sakit telinga.
- Mencegah sakit hidung.
- Mencegah sakit kerongkongan.
Bekam pada tengkuk / kuduk :
- Mencegah tekanan darah pada tengkuk.
- Mengatasi rabun.
- Mengatasi benjolan di mata.
- Mengatasi rasa berat pada alis dan kelopak mata.
- Mengatasi penyakit mata lainnya.
- Mengobati lepra.
- Mengobati berbagai macam penyakit.
Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa : “Rasulullah SAW
pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang
belakang dan atas dua urat leher.”
Bekam pada pelipis :
- Mengobati sakit kepala.
- Mengobati sakit di wajah.
- Mengobati sakit telinga.
- Mengobati sakit hidung.
- Mengobati sakit kerongkongan.
Bekam pada pundak :
- Mengobati penyakit di pundak.
- Mengobati sakit di leher.
Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas
r.a., bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2
pelipis dan pundaknya.
Bekam di atas pinggul :
- Menghilangkan pegal-pegal.
- Menghilangkan kelelahan.
Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan dari hadist Jabir bahwa
Rasulullah SAW pernah melakukan bekam di bagian atas pinggulnya karena sakit
pegal-pegal yang dideritanya.
Bagian lain tubuh boleh di-bekam sesuai tempat sakitnya
selama bukan area yang dilarang di-bekam.
Haruskah sebulan sekali kita dibekam?
Jika kita ingin terbebas dari gangguan penyakit yang
diakibatkan darah sisa hasil metabolisme atau sebagai tindakan pencegahan dan kewaspadaan kita
terhadap penyakit, maka sangat baik bekam dilakukan sebulan sekali.
Dan agar tubuh kita lebih sehat lagi, maka lebih baik setiap
hari kita minum herbal yang berkaitan
dengan pembuangan toxin (racun) dari dalam tubuh. Sekian
Bekam Balikpapan 085247298457

Comments
Post a Comment